Rabu, 30 Oktober 2013

PERENCANAAN LANSKAP [Resensi Materi UTS] (belum selesai -_-)

Mata Kuliah Perencanaan Lanskap
Departemen Arsitektur Lanskap
Fakultas Pertanian
Institut Pertanian Bogor 2013
Pengajar : Dr. Ir. Siti Nurisjah, M.SLA
                 Ir. Qodarian Pramukanto, M.Si

PERENCANAAN LANSKAP DALAM ARSITEKTUR LANSKAP

   Lanskap adalah unit lahan dengan beragam bentuk, konfigurasi & luas.
Bentangan alam sejauh mata memandang, sejauh dapat didengar, dapat dirasakan keberadaannya, mempunyai makna/fungsi (fisik/psikologis).
   Arsitektur Lanskap adalah ilmu/kegiatan penataan yang kreatif dan bertanggung jawab di atas lanskap/bentang alam untuk mengakomodasi aktifitas/kegiatan manusia, meningkatkan kualitas hidup manusia (aktifitas kehidupan), & menghasilkan suatu karya lanskap yang terorganisasi secara fungsional & estetik untuk mendukung aktifitas fisik & psikis manusia yang lebih baik, nyaman, efisien, & berkarakter, serta lanskap yang indah, nyaman, aman, memuaskan, serta berkelanjutan bagi manusia maupun alamnya (mempelajari hubungan manusia & alam/lanskap).
   Tapak adalah local parcel atau unit bidang suatu area.
   Wilayah adalah unit geografis yang menjadi rangka suatu komunitas baik komunitas tunggal maupun komunitas dengan sistem-sistem yang menghubungkannya (jalur jalan): permukiman, pesisir, kota. 
   Kawasan adalah unit area/wilayah fungsional.
   Perencanaan Lanskap adalah penataan suatu lanskap berdasarkan potensi, amenity (kenyamanan), kendala & bahaya lanskap tersebut guna mewujudkan suatu bentukan lanskap yang fungsional, indah, & memuaskan bagi penggunanya serta berkelanjutan.

PENGANTAR

Bagaimana KRITERIA dari lanskap suatu area, kawasan, atau wilayah yang terencana dengan baik?


Apa INDIKATOR dari lanskap suatu area, kawasan, atau wilayah yang tidak terencana dengan baik?


Bagaimana cara MENGETAHUI & MEMPERBAIKI/REKLAMASI lanskap suatu area, kawasan, wilayah yang telah rusak atau berubah fungsi?

 
DIMANA PERAN PERENCANAAN LANSKAP?


Bagaimana mengetahui masalah lanskap yang terdapat pada suatu area, kawasan, atau wilayah?

 

Apa Karakteristik Utama Perencana?
Karakteristik utama perencana, yaitu:
Dapat : Mengidentifikasi permasalahan
             Mengumpulkan data yang benar & bermakna
             Menginterpretasikan & mengarahkan pada kepentingan masa depan

             Memberikan pendeatan yang reasonable dalam memecahkan masalah
Dengan : Jadwal kerja yang baik
                Biaya yang memadai
                Hasil maksimal

 LANSKAP & ELEMEN PEMBENTUKNYA

   Semua bentuk, posisi, dan pola lanskap di bumi ini tersusun secara acak, dimana semuanya ditentukan oleh proses terjadinya yang terbagi menjadi lanskap alami (terjadi secara alami) & lanskap buatan (dibuat oleh manusia (archetype)).
   Ketika kita mendapati pola lanskap yang begitu beragam, hal yang perlu kita ketahui adalah:
- mengerti & memahami proses terjadinya,
- memahami hubungan di antaranya, dan
- memahami makna tertentu pada setiap pola (budaya).

   Pola mengarahkan kegiatan perencanaan untuk merestorasi bagian lanskap yang rusak atau merencanakan/mendesain lanskap ke perubahan yang lebih baik.
   Bentuk & Pola Lanskap:
- Pola adalah diagram proses
- Bentuk adalah diagram kekuatan
Bagaimana aplikasi dalam merencanakan suatu lanskap?
   * form follow function,
   * pattern follow function,
   * procces follow pattern,

Sifat/karakter utama elemen pembentuk lanskap alami :
- Geologi; fisik, bahaya
- Tanah; kimia, fisik, biologi
- Vegetasi; ekologi/ekosistem, hortikultur, arsitektur, kelangkaan, keragaman, kepekaan
- Satwa; ekologi/ekosistem,kelangkaan, keragaman, kepekaan
- Topografi; bahaya, peka
- Kemiringan; bahaya, peka
- Iklim; gangguan, kenyamanan, iklim mikro
- Hidrologi; bentuk, jumlah, kualitas, air tanah, air permukaan, drainase, banjir
- Habitat; kelangkaan, keragaman, kepekaan

Alternatif Perubahan Bentuk Lanskap:
- Bentuk lanskap merupakan fungsi atau pemanfaatan yang akan dikembangkan
- Bentuk lanskap diubah atau direkayasa sesuai dengan fungsi atau pemanfaatan yang akan dikembangkan
- Bentuk lanskap diubah atau direkayasa sesuai dengan kapasitas atau daya dukung lanskap untuk mendukung fungsi atau pemanfaatan yang akan dikembangkan secara optimal

Atribut Lanskap:
- Sumberdaya Lanskap:
   * komponen biotik (flora, fauna, habitat)
   * komponen abiotik (batuan, tanah, topografi, iklim, hidrologi)
   * aktifitas manusia (populasi, pemukiman, pertumbuhan kota)
   * interaksi manusia & lanskap (arsitektur, artefak, visual)
- Bahaya Lanskap:
   * geologi (tsunami, gempa, penurunan tanah)
   * iklim (badai, suhu, gelombang)
   * topografi (longsor)
   * hidrologi (banjir, kekeringan, polusi air)
   * biota (outbreak hama, penyakit)
   * ekosistem, dll
- Kesesuaian Lanskap terhadap Pembangunan
   Pembangunan kota/wilayah, kawasan industri, & infrastruktur
   * kondisi fisik lahan
   * keragaman iklim lokal
   * aesthetic amenity
   penentu kesesuaian pembangunan:
   * kesesuaian ekologis
   * kesesuaian fisik
   * kesesuaian teknis
   * kesesuaian sosial

Batas dalam merencanakan suatu lanskap (landscape plan boundary):
- Batas Ekologi (ecological boundary)
- Batas Sosial Budaya (social boundary)
- Batas Administrasi (administration boundary)
Bagaimana menentukan batas perencanaan pada suatu lanskapyang akan ditata, secara khusus untuk direncanakan?


Bagaimana bentukan lanskap yang berpotensi menimbulkan bahaya?

Bagaimana bentuk lanskap yang relatif tidak bermasalah jika diubah bentuknya?

Bagaimana mengetahui elemen lanskap yang paling berdampak (positif, negatif) secara signifikan bila lanskap tersebut akan direncanakan?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar