Kamis, 26 September 2013

Lanskap Pedesaan (Rural Landscape)

Desa Kasimpar, Kec. Petungkriyono, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah
      Lanskap Pedesaan (Rural Landscape) merupakan suatu bentangan alam yang masih alami dan kaya akan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang memiliki berbagai potensi. Lanskap pedesaan juga masih memiliki pengaruh yang kuat dari kebudayaan lokalnya. Kebudayaan ini juga yang mempengaruhi perbedaan antara lanskap pedesaan yang satu dengan yang lainnya. Hal yang paling mudah dilihat dalam mengetahui karakteristik lanskap suatu pedesaan ialah dengan mengidentifikasi lanskap yang ada di pekarangan masyarakatnya.


Pekarangan Rumah Saya :)
       Pekarangan atau lahan yang terdapat di sekitar tempat tinggal memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan karena terdapat biodiversitas yang sangat tinggi di dalamnya sekaligus perawatannya yang mudah karena dekat dengan tempat tinggal pemiliknya. Pekarangan juga dapat bermanfaat sebagai sumber pangan, pengendali iklim mikro di sekitar rumah, bahkan sebagai tempat pendidikan bagi anggota keluarga. Keberagaman tanaman yang dapat ditanami pada suatu pekarangan dapat berupa tanaman sayur-sayuran, tanaman rempah-rempah, tanaman obat-obatan, tanaman buah-buahan, dan tanaman hias. Budidaya tanaman pekarangan juga bermacam-macam, mulai dari vertikultur, tabulampot, roof garden, dan vertikal garden. Manfaat pekarangan bukan hanya dari segi ekologinya saja, melainkan dari segi ekonomi juga. Bukan hanya dalam bidang agronomi, fungsi pekarangan juga dapat dikombinasikan dengan bidang lain, yaitu dengan bidang perikanan yaitu dengan membudidayakan ikan yang dapat dikonsumsi oleh pemilik rumah atau budidaya ikan hias. Selain di bidang perikanan, pekarangan juga bisa dikombinasikan dengan bidang peternakan yaitu dengan pemeliharaan unggas yang juga dapat dikonsumsi, serta unggas-unggas hias.
Pekarangan Rumah Saya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar